• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • games and Gadget
  • Kuliner kita
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metroselebritis
  • metro Sumut
  • Pariwisata
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
MetroDeli Daily
  • Home
  • Breaking News
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Entertainmen
  • MitraKita
  • Pojok Online
  • Religi
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Entertainmen
  • MitraKita
  • Pojok Online
  • Religi
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
MetroDeli Daily
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Ekonomi
  • Entertainmen
  • games and Gadget
  • Hukum dan Kriminal
  • Kuliner kita
  • Lifestyle
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metro Sumut
  • metroselebritis
  • MitraKita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Peristiwa
  • Pojok Online
  • Politik
  • Religi
  • Indeks
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Rotasi Pejabat Awal Menjabat Bobby Nasution Dikritik: ASN Bukan Alat Politik

editor
24 April 2025
/ Breaking News, metro Medan, Peristiwa, Politik
0

Kantor Gubernur Sumut

0
SHARES
361
VIEWS

Medan-metrodeli
Gubernur Bobby Nasution terus menjadi sorotan publik setelah menonaktifkan lima pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

Langkah ini kembali menuai kritik tajam dari pengamat kebijakan publik, Elfenda Ananda kepada metrodeli, Kamis, 24 April 2025 yang menegaskan proses rotasi dan promosi jabatan tinggi tidak boleh dilakukan secara serampangan.

BacaJuga

Pelayanan Publik Makin Profesional, Pemprovsu Raih Opini Tertinggi Ombudsman

Oknum Direktur Perumda Dairi ‘Menghilang’ Usai Diduga Tipu Belasan Pencari Kerja, Setoran Capai Puluhan Juta

Masih Ada Pekerja Jadi PBI Pemerintah, Pemprovsu Minta Perusahaan Patuh Daftarkan BPJS

Kelima pejabat yang dinonaktifkan tersebut adalah Kadis Kominfo Ilyas Sitorus, Kepala Biro Otonomi Daerah Harianto Butarbutar, Kepala BPSDM Abdul Haris Lubis, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Juliadi Harahap, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral, Mulyadi Simatupang.

Meski penonaktifan terhadap Ilyas Sitorus dipahami karena sedang menghadapi proses hukum, alasan bagi empat pejabat lainnya masih dianggap kabur. Pihak Pemprovsu hanya menyebut dugaan pelanggaran berat dan pencemaran nama baik Gubsu sebagai dasar keputusan.

Tak pelak, langkah mendadak ini menimbulkan gejolak internal sekaligus menjadi buah bibir di kalangan publik. Tidak hanya karena alasan pencopotan yang dinilai tidak transparan, tetapi juga karena pengangkatan lima pejabat baru — yang berasal dari Pemko Medan dan Pemkab Asahan— dilakukan tanpa mekanisme lelang terbuka (open bidding), sebuah prosedur standar dalam pengisian jabatan eselon II.

“Jika benar tujuannya untuk meningkatkan kinerja, maka seharusnya dilakukan secara terbuka, profesional, dan sesuai aturan. Jangan sampai publik menilai ini hanya aksi ‘bersih-bersih’ yang berbau politis,” tegas Elfenda.

Bukan Alat Politik

Elfenda Ananda juga menegaskan bahwa membersihkan birokrasi dari pejabat yang tidak kompeten memang penting, namun bukan berarti boleh dilakukan semaunya. Ia mengingatkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah bagian dari sistem profesional, bukan alat politik.

“Kalau pencopotan dilakukan karena alasan tidak loyal secara politik, itu berbahaya. ASN bukan alat politik. Mereka bekerja untuk negara, bukan untuk kepentingan kelompok atau individu,” ucapnya.

Lebih jauh, Elfenda menyoroti potensi polarisasi di internal Pemprovsu yang bisa terjadi akibat keputusan ini. Dalam iklim politik menjelang Pilkada, tarik-menarik dukungan antarcalon memang kerap terjadi. Dan meskipun ASN secara hukum dilarang terlibat dalam politik praktis, praktik dukung-mendukung secara diam-diam bukan hal baru di birokrasi Indonesia.

“Kalau mereka yang tidak berada di pihak ‘yang menang’ akhirnya tersingkir, maka netralitas ASN akan hancur. Ini bisa menjadi bom waktu bagi jalannya pemerintahan,” tambahnya.

Pentingnya Transparansi

Elfenda pun mengingatkan bahwa setiap pencopotan pejabat harus disertai dengan alasan yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Evaluasi kinerja, pelanggaran etika atau proses hukum yang sah harus menjadi dasar, bukan sekadar selera atau hubungan pribadi.

“Ini soal profesionalisme dan keadilan dalam birokrasi. Jangan sampai jabatan dijadikan alat balas budi atau hukuman politik. Itu akan menjadi preseden buruk,” pungkasnya.

Langkah Bobby Nasution dalam merombak jajaran pejabat tinggi Pemprovsu memang menjadi perhatian banyak pihak. Kini, publik menanti apakah perubahan tersebut benar-benar membawa perbaikan kinerja pemerintahan, atau justru menjadi catatan kritis dalam rekam jejak kepemimpinan menantu mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo tersebut. (alhafiz-editor01)

Tags: ASN PemprovsuBukan PolitikGubsu Bobby
ShareTweetSend
Sebelumnya

Godfried Effendi: Anggaran Parkir Berlangganan Harus Dipertanggungjawabkan

Selanjutnya

Wagubsu : Pentingnya Peningkatan Produksi Pangan Lokal

BacaJuga

Pelayanan Publik Makin Profesional, Pemprovsu Raih Opini Tertinggi Ombudsman

editor
3 Februari 2026

...

Oknum Direktur Perumda Dairi ‘Menghilang’ Usai Diduga Tipu Belasan Pencari Kerja, Setoran Capai Puluhan Juta

editor
3 Februari 2026

...

Masih Ada Pekerja Jadi PBI Pemerintah, Pemprovsu Minta Perusahaan Patuh Daftarkan BPJS

editor
2 Februari 2026

...

Konsolidasi Kesiapan Haji 2026, Gubsu Minta Petugas Fokus Pelayanan Optimal

editor
31 Januari 2026

...

Pemprovsu Launching CoE 2026, Simbol Kekuatan Kolaborasi 33 Kabupaten/Kota

editor
30 Januari 2026

...

Terima LHP Kinerja Dukungan Ketahanan Pangan, Pj Sekdaprovsu : Pemprov Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

editor
30 Januari 2026

...

Populer

  • Kimetsu No Yaiba Infinity Castle Dijamin Bakal Jadi Film Bersejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Penuh Battle of Engine Drag Race & Drag Bike, Gubsu Berharap Bisa Bangun Sport Tourism di Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua PII Kota Medan Ir Malik Assalih Harahap, Permasalahan Sungai : Banjir, Sampah, Pencemaran dan Kekeringan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Spesialis Neurologi Kembali Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja Iklan di Indonesia 2024 Diperkirakan Capai Rp107,291Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KHS Terpilih Kembali Ketua KSPSI Deliserdang Dorong Pembangunan Rumah Subsidi untuk Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pascaputusan MK, Ini Kata Yulhasni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Erick L Tobing: 2026 Momentum Ubah Mindset, Sumut Harus Bangun Manusia dan Support System

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
MetroDeli Daily

© 2025 MetroDeli Daily - Cerdas, Independen & Faktual.

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • games and Gadget
  • Kuliner kita
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metroselebritis
  • metro Sumut
  • Pariwisata

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Ekonomi
  • Entertainmen
  • games and Gadget
  • Hukum dan Kriminal
  • Kuliner kita
  • Lifestyle
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metro Sumut
  • metroselebritis
  • MitraKita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Peristiwa
  • Pojok Online
  • Politik
  • Religi
  • Indeks
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2025 MetroDeli Daily - Cerdas, Independen & Faktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
[wpcode id="69428"]