• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • games and Gadget
  • Kuliner kita
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metroselebritis
  • metro Sumut
  • Pariwisata
Minggu, September 20, 2026
  • Login
MetroDeli Daily
  • Home
  • Breaking News
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Entertainmen
  • MitraKita
  • Pojok Online
  • Religi
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Entertainmen
  • MitraKita
  • Pojok Online
  • Religi
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
MetroDeli Daily
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Ekonomi
  • Entertainmen
  • games and Gadget
  • Hukum dan Kriminal
  • Kuliner kita
  • Lifestyle
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metro Sumut
  • metroselebritis
  • MitraKita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Peristiwa
  • Pojok Online
  • Politik
  • Religi
  • Indeks
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Erick L Tobing: 2026 Momentum Ubah Mindset, Sumut Harus Bangun Manusia dan Support System

editor
9 Januari 2026
/ Breaking News, metro Medan, MitraKita, Peristiwa
0
metrodeli/istimewa SILATURAHMI:Pengamat Konstruksi Sumut Erick L Tobing saat kegiatan silaturahmi Gapeksindo Sumut bersama media dan tim Era Gapeksindo Muda di Kantor PT Solar Jaya Energy Indonesia, Jalan Jaya Nomor 23 Medan, Rabu 7 Januari 2026.

metrodeli/istimewa SILATURAHMI:Pengamat Konstruksi Sumut Erick L Tobing saat kegiatan silaturahmi Gapeksindo Sumut bersama media dan tim Era Gapeksindo Muda di Kantor PT Solar Jaya Energy Indonesia, Jalan Jaya Nomor 23 Medan, Rabu 7 Januari 2026.

0
SHARES
375
VIEWS

Medan-metrodeli
Mentor sekaligus pengamat infrastruktur Sumatera Utara (Sumut), Erick L Tobing, menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, masyarakat Sumut dituntut melakukan perubahan mendasar. Perubahan itu, menurutnya, tidak cukup hanya pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi harus dimulai dari pola pikir, karakter, dan cara membangun manusia.

Selama ini, kata Erick, pembangunan kerap terjebak pada proyek dan beton, sementara pembangunan mental, karakter, serta sistem dukungan antarmanusia masih minim perhatian.

BacaJuga

Biro Adpim Optimalkan Tata Kelola Digital, Ternyata Administrasi Pimpinan Tak Terkendala Jarak

Gubsu Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur

Pemuda Patumbak Ditangkap, Polisi Sita Delapan Paket Sabu Siap Edar

“Di tahun 2026 kita harus lebih baik. Kuncinya ada pada perubahan mindset. Kita harus membangun support system agar bisa melahirkan manusia-manusia yang berhasil,” ujar Erick L Tobing saat kegiatan silaturahmi Gapeksindo Sumut bersama media dan tim Era Gapeksindo Muda di Kantor PT Solar Jaya Energy Indonesia, Jalan Jaya Nomor 23 Medan, Rabu 7 Januari 2026.

Sebagai contoh, Erick menyoroti komunitas Tionghoa yang dinilainya mampu bertahan dan berkembang dalam berbagai situasi ekonomi berkat kuatnya budaya saling mendukung.

“Mengapa warga Tionghoa bisa berhasil. Karena mereka saling support. Mereka tidak saling menjatuhkan, justru saling menguatkan dan membuka peluang satu sama lain,” jelasnya.

Menurut Erick, budaya saling menopang tersebut seharusnya dapat menjadi teladan bagi masyarakat Sumatera Utara. Ia mengkritisi pola pikir sebagian masyarakat yang justru merasa hebat ketika mampu menjatuhkan atau menjelekkan orang lain.

“Ada mindset yang keliru selama ini. Kalau tidak menjatuhkan atau menjelekkan orang lain, kita dianggap bukan orang hebat. Ini pola pikir yang harus diubah,” tegasnya.

Ia menilai, kebiasaan tersebut bukan hanya menghambat kemajuan individu, tetapi juga merusak tatanan sosial dan memperlambat pembangunan daerah secara keseluruhan. Erick menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak bisa dibangun melalui persaingan tidak sehat, melainkan lewat kolaborasi, kepercayaan, dan saling menguatkan.

Lebih jauh, Erick juga menyoroti pentingnya membangun kewarasan sosial di tengah masyarakat. Tekanan ekonomi, ketatnya persaingan, serta minimnya empati, menurutnya, berpotensi memicu konflik jika tidak diimbangi kesadaran kolektif.

“Selain infrastruktur dan ekonomi, kewarasan juga harus dibangun. Masyarakat yang waras secara sosial dan emosional akan lebih siap menghadapi tantangan, lebih produktif, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Ia berharap para pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, hingga generasi muda di Sumatera Utara dapat bersama-sama menciptakan ekosistem sosial yang sehat, di mana keberhasilan satu orang menjadi keberhasilan bersama, bukan ancaman bagi yang lain.

“Kalau kita ingin Sumut maju dan berdaya saing di 2026 dan seterusnya, maka kita harus mulai dari manusianya: bangun mindset, bangun support system, dan bangun kewarasan sosial,” pungkas Erick L Tobing.

Hal senada juga disampaikan Ketua Gapeksindo Medan Excel A Korua Tobing menambahkan, di banyak ruang diskusi, anak muda kerap disebut sebagai agen perubahan. Namun di ruang publik yang sesungguhnya, media sosial, media arus utama, dan arena kebijakan, suara mereka justru makin sering melemah, ragu, bahkan memilih diam. Bukan karena tidak punya gagasan, melainkan karena terlalu lama diajari untuk takut.

Takut salah, Takut diserang,Takut tidak sopan, Takut tidak dianggap pantas. Padahal, sejarah perubahan tidak pernah lahir dari keberanian yang setengah-setengah.

“Hari ini, ruang publik Indonesia menghadapi ironi. Akses berbicara terbuka lebar, tetapi keberanian untuk bersuara justru menyempit. Kritik dibungkus basa-basi. Ketidakadilan disikapi dengan sindiran halus. Akhirnya, banyak isu penting mati sebelum sempat menjadi percakapan publik.”tegasnya

Di titik inilah lanjut pemuda berdara Manado ini, sebagian anak muda memilih mengambil jalan berbeda: tidak lagi takut pada risiko sosial dari berbicara jujur.

Ruang Publik Bukan Ruang Aman
Perlu disadari, ruang publik memang tidak pernah aman. Ia penuh benturan, perdebatan, bahkan serangan personal. Tetapi justru di sanalah demokrasi diuji. Ketika ruang publik hanya diisi suara yang “rapi” dan “aman”, maka yang lahir bukan kemajuan, melainkan stagnasi.

“Anak muda tidak bisa terus-menerus diminta santun tanpa diberi ruang untuk tegas. Tidak adil jika keberanian selalu diminta, tetapi risiko selalu dibebankan. Media sosial hari ini membuktikan satu hal penting: publik masih merespons keberanian. Ketika suara disampaikan dengan jujur dan konsisten, ia akan menemukan pendengarnya. Like, komentar, dan perdebatan bukan sekadar angka—mereka adalah tanda bahwa sebuah gagasan hidup.”ucapnya

Saatnya Meninggalkan Cara Lama
Selama bertahun-tahun, perubahan kerap ditempuh lewat jalur formal audiensi, pertemuan tertutup, dan negosiasi sunyi. Cara ini tidak sepenuhnya salah, tetapi tidak lagi cukup. Banyak kebijakan lahir tanpa tekanan publik yang memadai, sementara kritik berhenti di ruang rapat.

Anak muda hari ini mulai menyadari: perhatian publik adalah kekuatan politik. Ketika isu dibicarakan secara luas, para pengambil kebijakan tidak punya pilihan selain merespons. Rasa penasaran publik sering kali lebih efektif daripada surat permohonan resmi.

Menjual gagasan, bukan sensasi keberanian tentu bukan berarti tanpa arah. Kritik yang liar tanpa substansi hanya akan menjadi kebisingan. Karena itu, yang dibutuhkan adalah kemampuan menjual gagasan bukan sensasi, bukan kemarahan semata.

Narasi yang kuat, figur yang kredibel, dan konsistensi sikap adalah modal utama. Anak muda tidak perlu menunggu legitimasi dari lembaga besar untuk mulai bersuara. Legitimasinya lahir dari keberanian untuk konsisten dan bertanggung jawab atas apa yang disampaikan.

Salah satu kesalahan lama adalah menjadikan gerakan sebagai milik segelintir tokoh. Padahal, perubahan yang bertahan lama selalu lahir dari kolektivitas. Anak muda membutuhkan panggung, bukan figur tunggal yang terus menerus tampil.

Peran generasi senior semestinya bukan mendominasi, melainkan membuka jalan. Memberi ruang. Mendorong dari belakang. Membiarkan anak muda belajar, salah, dan tumbuh di ruang publiknya sendiri.

Keberanian memang tidak menjamin kemenangan. Tetapi tanpa keberanian, kekalahan sudah pasti. Anak muda tidak bisa terus hidup dalam bayang-bayang rasa takut yang diwariskan oleh sistem yang enggan dikritik.
“Jika ruang publik hari ini terasa bising, mungkin itu bukan masalah. Yang berbahaya justru ketika ia terlalu sunyi. Karena dalam kesunyian itulah, ketidakadilan bekerja paling efektif,” tutupnya. (alhafiz-editor01)

Tags: Era GapeksindomudaErickson TobingExcel TobingGapeksindo Sumut
ShareTweetSend
Sebelumnya

Dari Garda Terdepan Pelayanan, GM PLN UID Sumut Ajak Insan PLN Melayani dengan Sepenuh Hati dan Utamakan K3

Selanjutnya

Bersama Mendagri, Wagubsu Ikuti Rakor Pemulihan Pascabencana Sumatera

BacaJuga

metrodeli/istimewa KONFERENSI PERS : Plt Kepala Biro Adpim Sumut Reza Prima Kurniawan memaparkan dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut dipandu Kabid IKP Porman Mahulae di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat 18 September 2026.

Biro Adpim Optimalkan Tata Kelola Digital, Ternyata Administrasi Pimpinan Tak Terkendala Jarak

editor
19 September 2026

...

metrodeli/istimewa LANTIK : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor, Inspektorat Sulaiman Harahap dan sejumlah OPD melantik dan pengambilan sumpah janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman No 41 Medan, Jumat 18 September 2026.

Gubsu Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur

editor
19 September 2026

...

metrodeli/istimewa PERIKSA : seorang pemuda berinisial AO (25) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Jumat 18 September 2026.

Pemuda Patumbak Ditangkap, Polisi Sita Delapan Paket Sabu Siap Edar

editor
18 September 2026

...

metrodeli/istimewa KEJUARAAN : Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Walikota Medan I Tahun 2026 Jumat 18 September 2026 di Lapangan Balai Desa, Medan Helvetia.

760 Atlet Ikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Walikota Medan I

editor
18 September 2026

...

metrodeli/istimewa LITERASI: PT Pegadaian (Persero) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui kegiatan Kuliah Umum “Pegadaian Finance for All & Bahaya Pinjol Ilegal” di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat 18 September 2026.

Pegadaian Gelar Kuliah Umum Finance for All dan Bahaya Pinjol Ilegal di Fakultas Psikologi USU

editor
18 September 2026

...

metrodeli/istimewa AUDIENSI: Walikota Medan Rico Waas saat menerima audiensi keluarga besar SM Amin Nasution bersama sejumlah sejarawan di rumah Dinas Walikota Medan, Jumat 18 September 2026.

Rico Waas Dukung Nama SM Amin Jadi Nama Jalan di Medan: “Sudah Sangat Layak”

editor
18 September 2026

...

Populer

  • metrodeli/istimewa SENIOR JASA KONTRUKSI: Para senior jasa konstruksi antara lain Erickson Lumban Tobing, T.M. Pardede, Ir Guntono, Ir Burhan Batubara, Ir Yanuar Mahdi dan lainnya sepakat membantuk FKMJK Sumut, Rabu 16 September 2026.

    Prihatin Kondisi Jasa Kontruksi, Ini yang Dilakukan Para Senior Jasa Konstruksi Sumut, “Siapkan FKMJK”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Umum DPP IKA SMAN7 Medan Ir.Malik Assalih Harahap,ST,M.M.IPM..ASEAN Eng Gercep Pimpin Rapat Perdana Rapat Pengurus IKA SMAN-7 Medan, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA Etnomusikologi FIB USU 2026-2030 Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan, Relevansi dan Masadepan Antropologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Panggung Melayu Langkat, Kearifan Arsitektur Tradisional sebagai Strategi Adaptasi terhadap Bencana Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Direktur PT Medan Mega Development (MMD) Sulaiman Pastikan, RUPSLB Medan Mega Development Digelar Desember 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Medan Minta KAHMI Hadir Memberikan Gagasan Demi Kemajuan Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Matematika dalam Filsafat, “Benarkah Matematika Selalu Benar?”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
MetroDeli Daily

© 2025 MetroDeli Daily - Cerdas, Independen & Faktual.

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • games and Gadget
  • Kuliner kita
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metroselebritis
  • metro Sumut
  • Pariwisata

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Ekonomi
  • Entertainmen
  • games and Gadget
  • Hukum dan Kriminal
  • Kuliner kita
  • Lifestyle
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metro Sumut
  • metroselebritis
  • MitraKita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Peristiwa
  • Pojok Online
  • Politik
  • Religi
  • Indeks
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2025 MetroDeli Daily - Cerdas, Independen & Faktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
[wpcode id="69428"]