Medan-metrodeli
Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak seragam Keluarga Berencana (DP3A-KB) Provinsi Sumut menggelar dua kegiatan yakni khitanan massal untuk anak berkebutuhan khusus dan mitra pejuang perempuan tangguh atau pekerja transportasi online massal.
Kemudian di aula gedung serba guna guna melaksanakan penyerahan 90 kursi roda kepada anak berkebutuhan khusus (terkena penyakit cerebral palsy(CP)) bantuan dari Wheelchairs For Kids Australia dan Global Village Foundation(WFKA-GVF)
Bantuan ini atas inisiasi Ketua TP-PKK Sumut Kahiyang Ayu ini totalnya sebanyak 1000 kursi roda dan akan dibagikan untuk anak penderita CO di 33 kabupaten/kota se-Sumut.
Demikian Kadis P3AKB Dwi Endah Purwanti, SS, MSi kepada metrodeli ketika ditemui disela-sela kegiatan khitanan massal di kantornya, Kamis (23/7).
Dikatakannya, untuk kegiatan khitanan diikuti 107 anak khususnya berkebutuhan khusus.
“Kami sengaja menggelar kegiatan ini sesuai arahan dari Gubsu M Bobby Afif Nasution guna melaksanakan perayaan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat di lapangan seperti yang kita laksanakan kali ini. Jadi mengurangi perayaan yang bersifat seremonial belaka,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengimbau sesuai dengan tema HAN 2026 yakni “Mari sama-sama kita sayangi dan lindungi membersamai anak-anak dalam membangun masa depan cemerlang bagi masa depan Sumut. Sedangkan tema HAN Disabilitas “Mari jangan kita tinggal anak dalam kondisi apapun karena mereka merupakan anak-anak kita,” ungkapnya sembari menyampaikan di Sumut diperkirakan terdapat 600-an anak penderita CP.
“Ini bukan real data tetapi berdasarkan data para pejuang CP,” ungkapnya seraya menyampaikan pada periode ke dua ini pihaknya mendapat kiriman 350 kursi roda yang akan dibagikan di sejumlah daerah yakni Medan, Langkat, Binjai, Deliserdang, Tebingtinggi serta selanjutnya di Siantar dan Simalungun.
Sebelumnya, lanjutnya, TP PKK Sumut telah membagikan 135 kursi roda kepada anak-anaknya berkebutuhan khusus bantuan dari WFKA-GVF.
“Selebihnya nanti akan dibagikan ke berbagai daerah secara bertahap dan merata,” paparnya sembari mengharapkan kepada masyarakat yang memiliki anak yang menderita CP bisa dilaporkan ke Dinas P3AKB Sumut supaya mendapatkan bantuan kursi roda.(alhafiz-editor01)

















