Deliserdang-metrodeli
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuk Pakam terus memperkuat kesiapan personel dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
Salah satunya melalui kegiatan peningkatan kompetensi (upskilling) bagi Petugas Pelayanan Teknik (Yantek), Koordinator, dan Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11–12 Agustus 2026 di Kantor PLN UP3 Lubuk Pakam tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memastikan setiap pekerjaan di lapangan dilaksanakan secara aman, cepat, dan sesuai standar operasional.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan penguatan terkait aspek teknis dan operasional jaringan distribusi, pemahaman regulasi dan prosedur kerja, budaya pelayanan prima, hingga penerapan K3 dalam setiap aktivitas di lapangan.
Penguatan tersebut diharapkan semakin meningkatkan kesiapan petugas dalam merespons berbagai kondisi jaringan serta kebutuhan pelanggan.
General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad mengatakan momentum Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk terus memberikan kontribusi terbaik melalui pelayanan kelistrikan yang andal dan berkualitas.
“Semangat kemerdekaan bagi insan PLN kami wujudkan melalui karya dan pelayanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya dengan memastikan pasokan listrik tetap andal dan aman untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, kegiatan usaha, serta pertumbuhan ekonomi,” ujar Rizky.
Menurutnya, keandalan layanan kelistrikan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia yang mengoperasikan dan memelihara jaringan.
“Petugas Pelayanan Teknik merupakan garda terdepan dalam menjaga jaringan sekaligus memberikan respons terhadap kebutuhan pelanggan. Karena itu, kompetensi teknis, kecepatan respons, kualitas pelayanan, dan kedisiplinan terhadap aspek keselamatan harus terus diperkuat,” tambah Rizky.
Ia menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan. Keberhasilan pekerjaan tidak hanya diukur dari kecepatan penyelesaian, tetapi juga dari kepatuhan terhadap prosedur sehingga seluruh personel dapat bekerja dengan aman dan kembali dalam kondisi selamat.
Manager PLN UP3 Lubuk Pakam, Dwita Aswiyanti Syafitri, menjelaskan bahwa kegiatan upskilling merupakan bagian dari evaluasi dan penguatan kompetensi secara berkelanjutan terhadap personel Pelayanan Teknik di wilayah kerja PLN UP3 Lubuk Pakam.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap petugas semakin memahami aspek teknis, disiplin menjalankan standar operasional dan K3, serta mampu memberikan respons yang cepat dan pelayanan berkualitas kepada pelanggan,” ujar Dwita.
Dwita menambahkan, peningkatan kompetensi juga diperlukan agar setiap personel mampu mengenali potensi risiko sejak awal dan mengambil tindakan secara tepat sesuai prosedur.
“Target kami bukan hanya pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, tetapi seluruh prosesnya harus memenuhi standar keselamatan dan kualitas. Dengan personel yang semakin kompeten, kami optimistis pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik,” tambah Dwita.
Melalui peningkatan kompetensi dan penguatan budaya keselamatan secara berkelanjutan, PLN UID Sumatera Utara berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Semangat tersebut menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mengisi kemerdekaan dengan menghadirkan energi yang mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan di Sumatera Utara.(alhafiz-editor01)

















