Medan-metrodeli,
Sejak pekan pertama Maret 2026, harga CPO dunia bertahan di atas $1.000 per ton, dan bahkan sempat menyentuh level tertingginya $1.176 per ton di akhir bulan maret. Saat ini harga CPO ditransaksikan dikisaran harga $1.137 per ton.
“Jika kita bandingkan dengan harga minyak goreng (migor) curah, secara nasional rata-rata harga minyak goreng curah ditransaksikan dikisaran 20.650 per Kg mengacu kepada PIHPS (pusat informasi harga pangan strategis),” kata Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benyamin, Kamis 21 Mei 2026 di Medan.
Sementara, menurut Gunawan, jika mengambil sampel harga minyak goreng curah di wilayah Kabupaten Deli Serdang sebelum perang Iran – AS pecah, masih ditransaksikan dikisaran 18.500 per Kg.
Masih melalui PIHPS, harga migor paling mahal ada di Kabupaten Jayawijaya yang mencapai 30 ribu per Kg. Namun untuk wilayah Jawa, Sumatera dan Bali, harga paling tinggi terpantau di Kabupaten Tabanan 25 ribu per Kg.
Secara kuartalan, sebutnya, di kuartal kedua (Q2) 2026 produksi minyak kelapa sawit dari wilayah Sumut berpeluang alami peningkatan hingga mencapai 20% lebih untuk sejumlah produsen minyak sawit di Sumut.
Namun lompatan kenaikan produksi tersebut tidak akan lantas menekan harga migor. CPO secara keseluruhan masih diuntungkan harganya dari kenaikan harga minyak mentah dunia.
Perang Iran – AS telah memicu lompatan pada harga minyak mentah yang mendorong peningkatan pada harga sawit. Dan untuk harga migor sendiri, diproyeksikan juga tidak akan mengalami penurunan.
Kenaikan harga bahan baku migor seperti olein serta plastik akan membuat harga jual minyak goreng bertahan di level yang sekarang.
Potensi kenaikan harga produk olahan kelapa sawit berpeluang alami peningkatan. Terlebih jika pemerintah benar-benar merealisasikan kebijakan mandatory B50 untuk bahan bakar minyak. Jika kebijakan itu terealisasi di tahun 2026, besar kemungkinan harga CPO terdongkrak hingga ke level $1.700 per ton.
“Jadi di tahun ini saya melihat belum ada peluang penurunan harga minyak goreng, seiring dengan kenaikan harga komoditas dunia ditengah eskalasi perang yang memanas,” katanya.
Komponen pembentukan harga minyak goreng sendiri juga ada banyak, mulai bahan baku hinga biaya logistik. Yang semuanya dalam tren naik belakangan ini.
Kecuali pemerintah memperbanyak produksi minyakita dengan harga yang benar-benar dikontrol melalui HET (harga eceran tertinggi).(cok-editor01)

















