Sergai-metrodeli
PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara (Sumut) khususnya di Kota Medan dan sekitarnya dengan fokus siang dan malam atas pengerjaan tower emergensi di Desa Pulau Gambar Sergai, Selasa 9 Juni 2026.
Sebelumnya, Kamis (4/6) lima tower GITET 275 kV Simangkok-Galang rusak diterjang cuaca ekstrim dimana tiga tumbang dan dua diantaranya patah-patah.
Akibatmya, Kota Medan, Deliserdang, Sergai dan Tebingtinggi serta daerah lainnya mengalami gelap gulita dan pemadaman bergilir.
Terkait hal itu, PLN menghadirkan tiga tower emergensi dari Jawa guna mengaktifkan kembali tol listrik simangkok- galang yang merupakan blackbone listrik menuju Medan.
“Jadi ini fokus kita, target besok atau selambat lambatnya lusa, tower 275 Kv sudah bisa dioperasikan, ke Kota Medan dan sekitarnya,” jelas GM PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban Sumatera (UIP3BS) Amiruddin didampingi Stafnya dan Asmen Komunikasi PLN UID Sumut Diki Nasution kepada metrodeli ketika ditemui di areal Kebun Sawit Desa Pulau Gambar Sergai saat memimpin proses recovery tower terdampak, Selasa 9 Juni 2026.
Dikatakan Amiruddin kondisi alam diakibatkan cuaca ekstrem lalu, menjadikan pihaknya untuk terus meningkatkan kesiap siagaan, termasuk dengan peningkatan infrastruktur ketenaga listrikannya.
Recovery untuk pengerjaan tower 275 kV yang menghubungkan GITET Simangkok dengan GITET Galang, paparnya, diharapkan mampu mengoptimalkan jalur bigborn masuknya pasokan daya ke Kota Medan.
“Dengan pengerjaan tower 275 kVselesai, pasokan daya ke Kota Medan aman, intinya itu dulu, kita coba amankan terkait ke konsumennya,” terangnya.
Lebih lanjut, dijelaskan Amiruddin, lokasi sekitar pengerjaan tower 275 Kv ini sebelumnya ada 5 tower yang cukup terdampak, sebanyak 3 tower dalam kondisi roboh sedangkan 2 tower lainnya patah – patah.
“Dari kondisi itulah, saat ini kita coba lakukan recovery dengan cara membangun tower emergency temporer, dalam upaya menghidupkan kembali SUTET 275 kV Simangkok ke Galang tersebut,” pungkasnya sembari menyatakan tidak ada kendala yang berarti dalam proses recovery tersebut.
Diketahui, tower emergency temporer bersifat sementara, untuk kemudian dilakukan pembangunan tower permanen.
Disinggung soal kerugian dari kerusakan berjumlah 12 tower tersebut, Amiruddin belum dapat menghitung dan memastikan jumlah dari 12 tower yang rusak.
“Ditargetkan , Rabu (10/6)-Kamis (11/6) ketiga tower tersebut bisa beroperasi,” tegasnya sembari menyampaikan kedepannya pihak ya akan membangun dua jalur tol listrik Galang-Simangkok yang menjadi backbone ke Sumut. Ini akan dimasukkan dalam RUPTL PLN.(alhafiz-editor01)















