• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • games and Gadget
  • Kuliner kita
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metroselebritis
  • metro Sumut
  • Pariwisata
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
MetroDeli Daily
  • Home
  • Breaking News
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Entertainmen
  • MitraKita
  • Pojok Online
  • Religi
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Entertainmen
  • MitraKita
  • Pojok Online
  • Religi
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
MetroDeli Daily
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Ekonomi
  • Entertainmen
  • games and Gadget
  • Hukum dan Kriminal
  • Kuliner kita
  • Lifestyle
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metro Sumut
  • metroselebritis
  • MitraKita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Peristiwa
  • Pojok Online
  • Politik
  • Religi
  • Indeks
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Tangis Umat Pecah, Dana Rp21 Miliar Masih Tanpa Jejak

editor
16 April 2026
/ Breaking News, Ekonomi, Hukum dan Kriminal, metro Sumut, Peristiwa, Religi
0

metrodeli/istimewa TUNTUT KEJELASAN : Ratusan umat Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara kembali turun ke jalan, mendatangi kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantau Prapat, Rabu 15 April 2026, menuntut kejelasan atas nasib uang mereka yang hingga kini seolah hilang tanpa jejak.

0
SHARES
360
VIEWS

Labuhanbatu–metrodeli
Tangis dan kekecewaan tak lagi bisa dibendung. Ratusan umat Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara kembali turun ke jalan, mendatangi kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantau Prapat, Rabu 15 April 2026, menuntut kejelasan atas nasib uang mereka yang hingga kini seolah hilang tanpa jejak.

Di bawah terik matahari, wajah-wajah lelah terlihat jelas. Mereka adalah petani, peladang, pedagang kecil, hingga buruh, orang-orang sederhana yang selama ini menggantungkan harapan hidup pada dana yang disimpan melalui Credit Union (CU) paroki.

BacaJuga

Family Gathering 2026 di Jona Garden, Ini Kata Ketua PWI Sumut Farianda Sinik

Akhirnya Sengketa Lahan Padang Halaban dan PT SMART Berakhir

Pasca 12 Tower Transmisi Rusak, PLN Datangkan Empat Tower Emergency

Dari total sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan, sekitar Rp21 miliar hingga hari ini belum diketahui ke mana perginya. Tidak ada penjelasan rinci, tidak ada kepastian. Yang tersisa hanya diam, dan itu menyakitkan.

Bagi mereka, ini bukan sekadar angka.

Ini adalah hasil keringat bertahun-tahun di ladang. Hasil panen kecil yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Harapan untuk pendidikan anak, untuk masa depan keluarga, untuk hidup yang lebih layak.

Namun kini, semua itu berubah menjadi kecemasan yang tak berujung.

“Kami sudah bersurat, kami menunggu, tapi tidak ada jawaban. Ini sangat miris,” ujar kuasa hukum dari Kantor Advokat Gani Djemat & Partners, Bryan Roberto Mahulae, S.H., M.H., di tengah massa aksi.

Ia menegaskan bahwa aksi yang dilakukan umat adalah bentuk kekecewaan mendalam terhadap sikap BNI yang dinilai tidak menunjukkan itikad baik.

“Bapak ibu datang dengan damai, tanpa provokasi. Tapi kekecewaan ini nyata. Dana itu bukan sekadar uang, tapi masa depan,” katanya.

Lebih menyakitkan lagi, hingga kini belum ada kejelasan resmi terkait aliran dana yang hilang, khususnya sisa Rp21 miliar yang diduga berada dalam kendali oknum pemegang kas.

Ketiadaan informasi ini dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap hak nasabah.

“Ini bukan hanya soal kerugian, tapi soal keadilan. Nasabah berhak tahu ke mana uang mereka,” tegasnya.

Di tengah kebuntuan, muncul informasi bahwa pimpinan BNI Cabang Rantau Prapat tengah diperiksa di Polda Sumatera Utara. Namun bagi umat, proses itu belum menjawab pertanyaan paling mendasar: ke mana uang mereka?

Frater paroki, Fritz Prasetyo, menegaskan persoalan ini tidak bisa disederhanakan sebagai kesalahan individu semata.

“Ini bukan sekadar ulah oknum. Ada persoalan sistemik yang membuat praktik ini bisa berjalan bertahun-tahun tanpa terdeteksi,” ujarnya.

Ia menambahkan, lemahnya pengawasan internal telah berdampak besar pada umat yang mayoritas berasal dari kalangan kecil.

“Kami hanya menuntut hak kami. Dana itu bukan sekadar angka, tapi menyangkut kehidupan, pendidikan anak-anak, dan masa depan umat,” tambahnya.

Kuasa hukum memastikan perjuangan tidak akan berhenti. Selain menempuh jalur hukum, mereka juga akan melakukan berbagai upaya untuk menekan pihak BNI agar bertanggung jawab.

Namun bagi umat, waktu tidak bisa menunggu. Kebutuhan hidup terus berjalan, sementara harapan mereka masih tergantung pada jawaban yang tak kunjung datang.

Di tengah sunyi yang panjang itu, satu pertanyaan terus menggema, ke mana Rp21 miliar uang umat itu pergi.(alhafiz-editor01)

Tags: Aek NabaraBNI RantauprapatJemaat ParokiStFransiskus AsisiUang Hilang
ShareTweetSend
Sebelumnya

HUT ke-78 Sumut, Ini Kata Gubsu : “Kolaborasi Kunci Wujudkan Daerah Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”

Selanjutnya

Didukung Mayoritas Wartawan, Zainul Abdi Nasution Siap Pimpin PWPM

BacaJuga

Family Gathering 2026 di Jona Garden, Ini Kata Ketua PWI Sumut Farianda Sinik

editor
6 Juni 2026

...

Akhirnya Sengketa Lahan Padang Halaban dan PT SMART Berakhir

editor
6 Juni 2026

...

Pasca 12 Tower Transmisi Rusak, PLN Datangkan Empat Tower Emergency

editor
6 Juni 2026

...

Temuan Ganja 6,8 Kilogram Ombudsman RI Nilai Pengelolaan Laspas Kelas IIB Padangsidimpuan Buruk

editor
6 Juni 2026

...

Diduga Keracunan AC, Pasutri Ditemukan Tewas dalam Mobil

editor
6 Juni 2026

...

PLN Gerak Cepat Pulihkan Sistem Kelistrikan, 12 Tower Transmisi Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Sumut

editor
5 Juni 2026

...

Populer

  • Ini Kata Ketua PII Kota Medan Terkait BRT Mebidang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Spesialis Neurologi Kembali Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produksi Minyak Sawit Diperkirakan Naik Hingga 20%, Tapi Harga Migor Tetap Mahal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Dalihan Natolu Group Punya Benang Merah dengan Gubsu Bobby, KPK Diminta Usut Tuntas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow… Rumah Sahroni Dijarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samuel Nababan : Team PSMS Medan Siap Ambil Bagian di Piala Presiden 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua PII Kota Medan Ir.Malik Assalih Harahap,ST,M.M.IPM,,ASEAN Eng, Peran Insinyur sangat Penting dalam Mensukseskan Program Presiden Prabowo 3 Juta Rumah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Sumut Berkolaborasi dengan Ditlantas Polda Sumut dan DPMPTSP Sumut, Besok 20-25 April, Penertiban dan Pengawasan Angkutan Umum/Provinsi dan Travel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
MetroDeli Daily

© 2025 MetroDeli Daily - Cerdas, Independen & Faktual.

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • games and Gadget
  • Kuliner kita
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metroselebritis
  • metro Sumut
  • Pariwisata

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Breaking News
  • Ekonomi
  • Entertainmen
  • games and Gadget
  • Hukum dan Kriminal
  • Kuliner kita
  • Lifestyle
  • medsos
  • metro Internasional
  • metro Medan
  • metro Sumut
  • metroselebritis
  • MitraKita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Peristiwa
  • Pojok Online
  • Politik
  • Religi
  • Indeks
  • Kode Etik Jurnalis
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2025 MetroDeli Daily - Cerdas, Independen & Faktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
[wpcode id="69428"]